Rabu, Juni 04, 2008

Bersyukurlah Senantiasa


Anda wajib mensyukuri apa pun yang menimpa anda. Ini bukan masalah keberuntungan. Bersyukur menuntun anda untuk senantiasa menyingkirkan sisi negatif dari hidup. Orang lain mungkin mengatakan bahwa anda tidak realistis. Namun, sebenarnya sikap anda jauh lebih realistis, yaitu membebaskan diri anda dari kecemasan atas kesalahan.

Bersyukur mendorong anda untuk bergerak maju dengan penuh antusias. Tak ada yang meringankan hidup anda selain sikap bersyukur. Semakin banyak anda bersyukur semakin banyak anda menerima. Semakin banyak anda mengingkari, semakin berat beban yang anda jejalkan pada diri anda. Kebanyakan orang lebih terpaku pada kegagalan lalu mengingkarinya. Sedikit sekali yang melihat pada keberhasilan lalu mensyukurinya. Karena, anda takkan pernah berhasil dengan menggerutu dan berkeluh kesah. Anda berhasil karena berusaha. Sedangkan usaha anda lakukan karena anda melihat sisi positif. Hanya dengan bersyukurlah sisi positif itu tampak di pandangan anda.

(diambil dari: MOTIVASI NET, Ir.Andi Muzaki, SH, MT)

[+/-] Selengkapnya...

Sabtu, Mei 31, 2008

Kimono Pembawa Sial


Di bulan Februari 1657, sebuah upacara kecil dilakukan di kota Tokyo untuk menolak bala. Dalam upacara kecil itu, seorang pendeta bermaksud membakar sebuah Kimono, yang dianggap membawa sial. Kimono tersebut telah dimiliki oleh tiga orang anak perempuan yang semuanya meninggal sebelum sempat mengenakannya.
Upacara ini tidak akan tercatat dalam sejarah bila tidak ada buntutnya. Saat kimono tersebut dibakar, angin kencang berhembus dan api menyebar ikut melahap kuil tempat upacara dilakukan. Tidak berhenti di situ saja, api ikut menghancurkan hampir tiga perempat bagian kota Tokyo.
Tercatat 300 kuil ikut terbakar, ditambah 500 bangunan besar, 9.000 toko dan 61 jembatan. Korban yang jatuh dalam kebakaran besar tersebut mencapai sekitar 100.000 orang. Semua karena kimono pembawa sial tersebut.

[+/-] Selengkapnya...

Cobalah Untuk Merenung


Sediakan beberapa menit dalam sehari untuk melakukan perenungan. Lakukan di pagi hari yang tenang, segera setelah bangun tidur. Atau di malam hari sesaat sebelum beranjak tidur.
Merenunglah dalam keheningan. Jangan gunakan pikiran untuk mencari jawaban. Cukup berteman dengan ketenangan maka anda akan mendapatkan kejernihan pikiran. Jawaban berasal dari pikiran anda yang bening.
Selama berhari-hari anda disibukkan oleh berbagai hal. Sadarilah bahwa pikiran anda memerlukan istirahat. Tidak cukup hanya dengan tidur. Anda perlu tidur dalam keadaan terbangun. Merenunglah dan dapatkan ketentraman batin.
Pikiran yang digunakan itu bagaikan air sabun yang diaduk dalam sebuah gelas kaca. Semakin banyak sabun yang tercampur semakin keruh air. Semakin cepat anda mengaduk semakin kencang pusaran. Merenung adalah menghentikan adukan membiarkan air berputar perlahan. Perhatikan partikel sabun turun satu persatu, menyentuh dasa gelas. Benar-benar perlahan tanpa suara. Bahkan anda mendengar luruhnya partikel sabun. Kini anda mendapatkan air jernih tersisa di permukaan. Bukankah air yang jernih mampu meneruskan cahaya? Demikian halnya dengan pikiran anda yang bening.

(sumber: Motivasi Net, Ir.Andi Muzaki, SH, MT, Keebok)

[+/-] Selengkapnya...

Jumat, Mei 30, 2008

Burger Paus


Orang umumnya kenal dengan hamburger, roti dengan isi daging sapi atau daging ayam. Sekarang ada lagi roti isi yang namanya Whaleburger alias burger paus. Sumbangan menu sandwich terbaru ini diperkenalkan oleh sebuah restoran kecil, Kujiraya di kota Shimonoseki sekitar 825 km tenggara Tokyo. Kujiraya sendiri mempunyai arti "Tempat Paus".
Disajikan mirip seperti burger namun dengan pengapitnya dari nasi, burger nasi paus dijual 300 yen, lebih mahal dibanding dengan hamburger di McDonalds yang harganya cuma 85 yen saja.
Paus merupakan sumber protein paling penting buat orang Jepang dalam masa sulit mereka beberapa saat setelah Perang Dunia II. Namun, kemudian daging paus menjadi makanan yang mahal dan jarang tampak pada menu makan malam keluarga. Makanan ini umumnya hanya dikonsumsi oleh restoran tertentu.

[+/-] Selengkapnya...

Tahun Baru di Hillbrow


Tradisi perayaan Tahun Baru yang diadakan di distrik Hillbrow di Johannesburg Afrika Selatan ini benar-benar lain dari yang lain. Kebiasaan masyarakat di Hillbrow untuk merayakan Tahun Baru ini adalah dengan melempar-lempar barang yang ada dirumah lewat jendela ataupun dari balkon. Bahkan, itu dilakukan juga dari gedung-gedung tinggi.
Pada perayaan Tahun Baru 2003 lalu, korban luka-luka (terkena lemparan) tercatat 46 orang. Lumayan sedikit dibanding tahun-tahun sebelumnya, karena pada perayaan yang kemarin polisi lebih banyak dikerahkan di distrik yang memang dikenal sebagai kawasan berbahaya.
Lebih berbahaya lagi tentu saja pada perayaan menyambut Tahun Baru, karena benda yang dilempar bukan main-main, bisa tempat tidur, televisi, botol, batu, atau apa saja. Malah menurut cerita dari penduduk setempat, dari jendela-jendela apartemen bahkan juga terdengat tembakan.

[+/-] Selengkapnya...