
Sebab seperti orang yang membuat perhitungan dalam dirinya sendiri demikianlah ia. (Amsal 23:7)
Bacaan: Amsal 23:1-35
Ada sebuah ilustrasi sederhana yang dapat menjelaskan hal ini:
Suatu hali ada seorang pedagang yang mengalami gangguan pendengaran dan penglihatan. Ia tidak mampu mendengar berita dari siaran radio ataupun dari surat kabar. Padahal waktu itu negara itu sedang menghadapi resesi ekonomi yang besar.
Kehancuran dan kegagalan kita lebih sering disebabkan karena kita selalu berpikir tentang kegagalan. Bukankah kita juga demikian? Janji Tuhan adalah janji yang murni bagi setiap orang yang mempercayai firmanNya. Tuhan selalu menjanjikan hal-hal yang terbaik untuk diberikan kepada umatNya. Hanya yang menjadi penghalang mengapa seringkali kita tidak menikmati janjiNya karena kita selalu mengisi pikiran kita dengan perkara-perkara yang menakutkan, berpikir negatif, membayangkan kesukaran ketika hal-hal buruk itu terjadi.
Amsal 23:7 menulis, "Sebab seperti orang yang membuat perhitungan dalam dirinya sendiri demikianlah ia."
Kita akan menjadi seperti apa yang kita pikirkan! Kita tidak akan menikmati janji-janji Tuhan saat kita meragukannya ditengah kesulitan yang kita alami. Tetapi ketika kita tetap punya keyakinan ditengah ketidakmungkinan, kita pasti menikmatinya.
(Renungan Harian Plus "Cakrawala, Berkat & Kutuk)



Cetak (Print) Halaman Ini
















Lihat Daftar Isi !



