
Bagaimana seseorang tahan berjam-jam bekerja seolah tak mengenal lelah? Apa pula rahasia pekerja rig lepas pantai yang meninggalkan anak istri bertarung dengan angin dan badai? Bagaimana juga dengan para petani, nelayan, kuli, sopir angkutan, pekerja berat yang tahan membanting tulang di tengah terik panas atau dingin malam? Kekuatan apa yang mendorong mereka begitu kuat secara fisik dan tangguh secara mental? Sedangkan di sudut sempit yang lain, banyak orang mengeluh karena persoalan yang tak lebih besar dari ujung kuku.
Kekuatan itu bernama cinta. Cinta yang melahirkan harapan dan pengabdian bagi kepada siapakah mereka mempersembahkan hasil kerja mereka; kepada keluarga nun jauh disana; kepada masyarakat banyak yang membutuhkan karya mereka; kepada alam yang mengasuh mereka; kepada masa depan kehidupan yang sejahtera; atau kepada hati tempat cinta itu mengalir.
Bila anda berkeluh kesah hanya karena harus memperpanjang waktu kerja anda beberapa jam saja, maka kenanglah punggung bungkuk seorang kakek yang menarik sampah kota ini. Beliau memiliki sesuatu yang ia cintai, yang kepadanya ia ulurkan kerja. Kepada beliau kita belajar tentang pengabdian atas nama cinta.
(MotivasiNet, Ir.Andi Muzaki,SH,MT. Keebok)
Rabu, Juni 25, 2008
Bagaimana Anda Mampu Kuat Bekerja
Diposting oleh Sunday Morning 0 komentar
Label: Spirit
Jerat Iblis

"Iblislah yang menjadi bapamu dan kamu ingin melakukan keinginan-keinginan bapamu. Ia adalah pembunuh manusia sejak semula dan tidak hidup dalam kebenaran, sebab di dalam dia tidak ada kebenaran. Apabila ia berkata dusta, ia berkata atas kehendaknya sendiri, sebab ia adalah pendusta dan bapa segala dusta." (Yohanes 8:44)
Baca: Yohanes 8:37-47
Seorang nenek sedang meramal seorang wanita. Sambil meraba-raba bola kristalnya, ia berkata, "Engkau akan bertemu dengan seorang laki-laki yang gagah dan tampan, memiliki beberapa perusahaan minyak, ratusan ribu hektar tanah dipinggir kota, dan sebuah kapal pesiar dengan 100 awak kapal. Ia akan mengawinimu dan kalian akan hidup berbahagia selamanya."
"Oh senangnya! Tapi, bagaimana dengan nasih suami dan anak-anakku yang sekarang?"
Di jaman yang serba modern ini orang mengalami kesulitan untuk mengikuti kemajuan teknologi yang sangat cepat. Paling tidak ada dua sikap seseorang dalam menghadapi situasi seperti ini, yaitu:
Pertama, ia berusaha untuk mengikuti perkembangan yang ada karena memang memiliki kemampuan untuk hal tersebut. Kedua, oleh karena ia tidak mempunyai kemampuan yang memadai, maka ia mengambil jalan pintas yaitu berhubungan dengan kuasa kegelapan agar mendapat kuasa atau kemampuan untuk bertahan dalam dunia yang modern. Itulah sebabnya, saat-saat ini hal-hal yang berhubungan dengan mistik atau supranatural bermunculan dimana-mana. Dan ini adalah tipu muslihat Iblis. Akan tetapi sebagai orang percaya, seharusnya kita tetap berharap hanya kepada Tuhan karena Ialah yang empunya segala sesuatu.
Dalam Efesus 6:11 Rasul Paulus mengatakan bahwa senjata utama dan satu-satunya iblis adalah tipu muslihat. Yesus menyebutnya sebagai bapa segala dusta, karena segala sesuatu yang dilakukan iblis adalah kebohongan dan dusta. Oleh karena itu, janganlah kita sekali-kali terlibat dalam dunia kegelapan seperti: ilmu putih, jima-jimat, pelarisan, horoskop dan lain-lain karena semuanya itu adalah kebohongan. Namun apabila kita sudah atau pernah terlibat, mintalah pada Tuhan dengan "niat" untuk melepaskannya.
(Renungan harian keluarga|pribadi|kelompok, Pelangi Kasih)
Diposting oleh Sunday Morning 0 komentar
Label: Saat Teduh
Selasa, Juni 24, 2008
Screensaver: The Matrix
Sebuah screensaver apik untuk pelindung Monitor anda dari kerusakan layar, berikut ini screensaver dengan animasi layar dari film The Matrix yang bagus: Download
Diposting oleh Sunday Morning 0 komentar
Label: Download
Tampilan MRI Pada Otak Ternyata Bisa Salah

Peningkatan dalam tampilan susunan otak yang dihasilkan oleh gelombang magnetik (MRI) telah banyak mengungkapkan pendeteksian sejumlah kasus ringan kelainan otak yang kemungkinan menimbulkan kecemasan pasien. Namun tak jarang hal-hal tersebut sebenarnya tidak menimbulkan persoalan bagi si pasien yang bersangkutan, demikian hasil temuan penelitian terkini yang dipublikasikan di jurnal kedokteran, The New England Journal of Medicine.
Penelitian tersebut melibatkan 2 ribu orang dengan rentang umur antara 46 dan 96 tahun dengan tidak adanya gejala dari gangguan pada otak dan menjalani pemeriksaan melalui MRI antara tahun 2005 hingga 2007.
Jaringan otak yang telah mati atau rusak adalah kasus gangguan pada otak yang paling banyak ditemui yang ditemukan pada 7,2% pasien. Gangguan lainnya termasuk tumor jinak dan menggelembungnya pembuluh darah pada otak yang juga dikenal sebagai aneurysms.
Tumor-tumor tersebut masuk kategori sebagai tumor jinak berdasarkan karakteristik khusus, misalnya lokasi, bentuk dan densitas, demikian dikatakan oleh Dr.Aad ven der Lugt, dari Pusat Penelitian Erasmus Mc Universityu di Rotterdam.
"Temuan yang ditemukan secara tak disengaja seringkali dianggap sebagai incidentalomas, sebaiknya dilakukan penelitian lebih lanjut karena tak dapat digunakan sebagai alasan satu-satunya untuk mengambil keputusan untuk melakukan satu tindakan bedah khusus," kata van der Lugt.
"Dalam penelitian ini mereka-mereka yang secara klinis menunjukkan gejala yang berkaitan dengan tampilan yang diberikan MRI dianjurkan untuk melakukan rujukan kepada dokter ahli.Beberapa temuan yang diperoleh secara tak sengaja membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut," kata van der Lugt.
"Kebanyakan tumor jinak memiliki rata-rata pertumbuhan yang lambat dan dapat dipantau dengan menggunakan tampilan MRI tahap berikut. Pemantauan itu umumnya dapat berlangsung hingga satu tahun dengan menggunakan MRI."
Van der Lugt menyarankan bahwa rangkaian observasi merupakan hal yang penting untuk penelitian lebih lanjut.
Seperti yang disarankannya, informasi lanjut yang diperoleh dari hasil tahapan pemantauan harus mencakup informasi yang membuka kemungkinan pendeteksian temuan secara tak sengaja dari kondisi otak dan si pasien yang bersangkutan haruslah siap menerima informasi akan kemungkinan adanya kelainan atau masalah pada otak.
Ia menandaskan bahwa dari hasil rangkaian observasi kondisi otak tersebut akan dibaca oleh para ahli dan ditindak-lanjuti dengan penanganan berdasarkan hasil temuan melalui rangkaian pemeriksaan lanjut dengan cara MRI.
(kapanlagi.com)
Diposting oleh Sunday Morning 0 komentar
Label: Artikel Kesehatan
Allah Memberi Kita Kesempatan

"Sebagai teman-teman sekerja, kami menasihatkan kamu, supaya kamu jangan membuat menjadi sia-sia kasih karunia Allah, yang telah kamu terima". (2 Korintus 6:1)
Tuhan tentu punya maksud didalam menyelamatkan manusia. Kita tidak boleh berhenti hanya sampai keselamatan saja, tetapi kita harus berbuah. Untuk hal ini, Allah telah membuka pintu-pintu untuk pertumbuhan rohani dan memberi kita kesempatan untuk melayani pekerjaan Tuhan. Kita semua mengerti bahwa setiap pelayanan yang Yesus percayakan kepada kita, akan membuat kita bertumbuh menjadi kuat dan menjadi kemuliaan bagi Tuhan serta membawa berkat, baik bagi orang lain maupun bagi kita sendiri.
Sebab itu, rasul Paulus mengatakan: "Sebagai teman-teman sekerja, kami menasihatkan kamu, supaya kamu jangan membuat sia-sia kasih karunia Allah, yang telah kamu terima. Sebab Allah berfirman: "Pada waktu Aku berkenan, aku akan mendengarkan engkau, dan pada hari Aku menyelamatkan, Aku akan menolong engkau. "Sesungguhnya, waktu ini adalah waktu perkenanan itu; sesungguhnya, hari ini adalah hari penyelamatan itu. Dalam hal apapun kami tidak memberi sebab orang tersandung, supaya pelayanan kami tidak dicela." (2 Korintus 6:1-3)
Ada banyak tugas yang Tuhan berikan kepada kita sesuai dengan talenta yang Tuhan beri. Ada bagian yang Allah kerjakan dan ada bagian yang kita kerjakan. Bila Allah sudah mengerjakan bagianNya, dan kita tidak melakukan apa-apa, tentu Allah akan memberi tugas kepada orang lain yang bersedia melakukan tugas Allah, kita pasti dihadapkan dengan banyak kesulitan dan tantangan. Tetapi bagi kita yang sudah bersedia melakukan tugas ini, Allah pasti menyertai kita. Rasul Paulus berkata: "Sebab disini banyak kesempatan bagiku untuk mengerjakan pekerjaan yang besar dan penting, sekalipun ada banyak penentang." (1Korintus 16:9). Jadi seperti yang dikatakan Pulus: "Jangan membuat sia-sia kasih karunia Allah, yang telah kamu terima." Apakah kita mau menggunakan kesempatan yang Tuhan beri, hal itu tergantung pada diri kita sendiri, Allah tidak pernah memaksa.
"Oleh kemurahan Allah kami telah menerima pelayanan ini. Karena itu kami tidak tawar hati." 2 Korintus 4:1
(Renungan Harian "Air Hidup")
Diposting oleh Sunday Morning 0 komentar
Label: Saat Teduh